Thursday, December 30, 2010

Hello, how was your day? Mine was exhausting.
Hari ini saya bangun pagi seperti kemarin, setelah dari dini hari saya bolak balik ke kamar mandi, mungkin perut saya kaget karena yoghurt kental yang saya minum kemarin malam.
Hari ini saya dan Rahmi berencana untuk mengunjungi Kremlin lalu kemudian mengambil kartu registrasi saya.
Pagi itu saya memilih tidak sarapan, hanya minum teh bikinan Teh Marty. Lalu untuk makan siang, saya dan Rahmi masak. Sekitar pukul 12, Dinda dan Dita datang dari Rostov. Mereka adalah keponakannya Teh Marty, jadi bertambah lagi orang yang menginap di sini.
Gaya dulu
Masak masak

Setelah makan dan mandi, saya, Rahmi dan Dita berangkat ke Kremlin. Hari itu Moscow lumayan cerah, suhu pun naik menjadi -5. Seperti kemarin, kami jalan kaki menuju stasiun Metro untuk naik Metro jurusan Kremlin. Sesampainya kami di Kremlin, angin dingin bertiup kencang sekali. Tangan dan muka saya sampai sakit dan gak berasa. Tapi karena excited melihat Kremlin dan GUM, saya cuek saja jalan-jalan dan foto-foto disana. Oh ya, Kremlin itu berupa benteng bersejarah yang terdapat di pusat Moscow yang panjang temboknya mencapai 2 km. Kremlin itu kini dipakai sebagai pusat pemerintahan dan di area Kremlin terdapat banyak situs seperti museum, cathedral, palace, dan juga mall, namanya GUM. Jalan masuk menuju lapangan Kremlin banyak dipenuhi kios-kios souvenir dan makanan khas Rusia. Saya pun mendatangi kios-kios tersebut dan dengan bantuan Rahmi mencoba menawar salah satu Ushanka titipan Herald, tapi sayang harganya mahal sekali, 2200 Ruble (sekitar  600 ribu rupiah) paling murah dengan model yang biasa saja. Kecewa dengan harga yang sangat mahal dan tidak bisa ditawar saya pun beranjak pergi menuju lapangan Kremlin.
Salah sau kios
Ushanka-ushanka minta dibeli
Lapangan Kremlin sore itu lumayan ramai, banyak keluarga dan pasangan yang jalan-jalan dan foto-foto disana. Udara sangat dingin dan kami lumayan lama foto-foto sampai tangan saya beku dan sakit sekali, sehingga kami memutuskan masuk ke GUM, karena di dalam pasti hangat. Sebelum masuk GUM, saya menyempatkan diri untuk foto menggunakan instax, tapi ga ada hasilnyaa..ga keluar gambarnya sama sekali, sepertinya si instax ga kuat dengan suhu minus :(
Tembok Kremlin
bobok di salju
Saint Basil Cathedral



Skating Ring depan GUM
Di dalam GUM, kami menyempatkan diri mengunjungi ZARA yang sedang sale. ZARA sale nya benar-benar sale, saya membeli winter jacket seharga 999 Ruble (300 ribu) saja, dan ternyata itu Made in Indonesia. Haha. Masih banyak barang lain yang murah dan bagus, tapi demi mengirit uang saku, tidak dibeli lah mereka
Keluar dari area Kremlin saya dihampiri oleh bapak-bapak yang membawa kantung berisi ushanka. Dia tidak bisa mendengar dan bicara. Bapak itu menawari saya dengan menggunakan kartu-kartu isinya tulisan ttg barang yang dia jual dan harganya. Untung sekali, dia menjual ushanka yang biasa dipakai tentara dan polisi Rusia lengkap dengan emblemnya hanya seharga 300 Ruble (90 ribu rupiah). Ada pula ushanka asli bulu kelinci, pertama-tama bapak itu memasang harga 1200 Ruble, kemudian dia menurunkan harganya menjadi 1100 lalu 1000 (semua dilakukan tanpa suara, hanya lewat tulisan), tapi saya memutuskan membeli yang 300 Ruble saja :p
Selain itu saya juga bertemu dengan badut-badut penuh bulu-bulu, ada polar bear, bahkan ada shrek. Saya sempat berpelukan dengan si polar bear dan minta foto barengm tapi si polar bear memasang tarif 200 Ruble (60 ribu) hanya untuk foto bareng, tentu saja saya ogah. Karena sudah hampir jam 6, kami akhirnya memutuskan untuk langsung pergi mengambil kartu registrasi saya. Kami sempat nyasar dan harus muter-muter berjalan sampai rasanya kaki dan punggung saya patah-patah (annisa bahar kali..)
Selesai mengambil kartu registrasi, kami naik metro lagi menuju daerah apartemen, namun karena Teh Marty menitip belanjaan dan juga rokok, kami harus mencari supermarket dan kami pun muter-muter dan berjalan sangat jauh. Saya sampai rasanya gak tau sudah jalan berapa kilometer. Memang, di Bandung maupun Bogor, saya lumayan sering jalan jauh, tapi rasanya disini capeknya berkali-kali lipat, karena baju dan sepatu yang berat, ditambah jalannya harus berhati-hati. Ditambah dinginnya yang menusuk. Dingin disini bukan jenis dingin yang membuat anda jalan sambil terkentut-kentut, atau menggigil atau merinding. Tapi dingin yang membuat kulit sakit dan lama-lama kebal.
Akhirnya kami menemukan supermarket, setelah semua keperluan selesai dibeli (saya beli yoghurt lagi hihihi) kamipun pulang jalan kaki.
Sampai di rumah, ternyata sudah ada satu lagi mahasiswa yang numpang menginap. Namanya..lupa (karena rasanya otak ni gak bisa mengingat lagi :p) kali ini laki-laki dan lagi kuliah kedokteran disini dan dia iseng plus jayus sekali. Jadi total ada 5 orang yang tumplak tublek di ruang tamu.

Yah begitulah kisah hari ini. Antara senang dan melelahkan. Rasanya sekarang mata saya juga sudah tidak bisa diajak kompromi. I will hit bed very soon, so Happy sleep people. Hoping you all good dreams, and see you tomorrow

Trimakasih sudah mampir, Spasiba!

1 comment: