Hari ini saya dan Rahmi berencana untuk mengunjungi Kremlin lalu kemudian mengambil kartu registrasi saya.
Pagi itu saya memilih tidak sarapan, hanya minum teh bikinan Teh Marty. Lalu untuk makan siang, saya dan Rahmi masak. Sekitar pukul 12, Dinda dan Dita datang dari Rostov. Mereka adalah keponakannya Teh Marty, jadi bertambah lagi orang yang menginap di sini.
![]() | |
| Gaya dulu |
![]() | ||
| Masak masak |
![]() |
| Salah sau kios |
![]() |
| Ushanka-ushanka minta dibeli |
![]() |
| Tembok Kremlin |
![]() |
| bobok di salju |
![]() |
| Saint Basil Cathedral |
![]() | |
| Skating Ring depan GUM |
Keluar dari area Kremlin saya dihampiri oleh bapak-bapak yang membawa kantung berisi ushanka. Dia tidak bisa mendengar dan bicara. Bapak itu menawari saya dengan menggunakan kartu-kartu isinya tulisan ttg barang yang dia jual dan harganya. Untung sekali, dia menjual ushanka yang biasa dipakai tentara dan polisi Rusia lengkap dengan emblemnya hanya seharga 300 Ruble (90 ribu rupiah). Ada pula ushanka asli bulu kelinci, pertama-tama bapak itu memasang harga 1200 Ruble, kemudian dia menurunkan harganya menjadi 1100 lalu 1000 (semua dilakukan tanpa suara, hanya lewat tulisan), tapi saya memutuskan membeli yang 300 Ruble saja :p
Selain itu saya juga bertemu dengan badut-badut penuh bulu-bulu, ada polar bear, bahkan ada shrek. Saya sempat berpelukan dengan si polar bear dan minta foto barengm tapi si polar bear memasang tarif 200 Ruble (60 ribu) hanya untuk foto bareng, tentu saja saya ogah. Karena sudah hampir jam 6, kami akhirnya memutuskan untuk langsung pergi mengambil kartu registrasi saya. Kami sempat nyasar dan harus muter-muter berjalan sampai rasanya kaki dan punggung saya patah-patah (annisa bahar kali..)
Selesai mengambil kartu registrasi, kami naik metro lagi menuju daerah apartemen, namun karena Teh Marty menitip belanjaan dan juga rokok, kami harus mencari supermarket dan kami pun muter-muter dan berjalan sangat jauh. Saya sampai rasanya gak tau sudah jalan berapa kilometer. Memang, di Bandung maupun Bogor, saya lumayan sering jalan jauh, tapi rasanya disini capeknya berkali-kali lipat, karena baju dan sepatu yang berat, ditambah jalannya harus berhati-hati. Ditambah dinginnya yang menusuk. Dingin disini bukan jenis dingin yang membuat anda jalan sambil terkentut-kentut, atau menggigil atau merinding. Tapi dingin yang membuat kulit sakit dan lama-lama kebal.
Akhirnya kami menemukan supermarket, setelah semua keperluan selesai dibeli (saya beli yoghurt lagi hihihi) kamipun pulang jalan kaki.
Sampai di rumah, ternyata sudah ada satu lagi mahasiswa yang numpang menginap. Namanya..lupa (karena rasanya otak ni gak bisa mengingat lagi :p) kali ini laki-laki dan lagi kuliah kedokteran disini dan dia iseng plus jayus sekali. Jadi total ada 5 orang yang tumplak tublek di ruang tamu.
Yah begitulah kisah hari ini. Antara senang dan melelahkan. Rasanya sekarang mata saya juga sudah tidak bisa diajak kompromi. I will hit bed very soon, so Happy sleep people. Hoping you all good dreams, and see you tomorrow
Trimakasih sudah mampir, Spasiba!










wah kereeennn.....nitip ushanka dong... :)
ReplyDelete