Wednesday, February 2, 2011

Sekarang, saya akan bercerita tentang perjalanan saya dan 3 teman saya ke Saint Petersburg dan Moscow. Memang dari pertama saya datang ke Rusia saya ingin sekali mengunjungi Saint Petersburg. Tau kan film Anastasia? Nah Saint Petersburg itu kota yang ada di Anastasia itu. Sepengetahuan saya kota yang cantik sekali, ditambah lagi teman-teman Brazil saya manas-manasin untuk pergi kesana. Yaudah pas hari pertemuan interns Create and Dream saya nyeletuk "Siapa yang mau ikut saya ke Saint Petersburg?" dari ajakan saya ini, saya dapat 3 teman yaitu Juan dari Colombia, Andrew dan Ting dari Taiwan. Dibantu oleh mpok Rahmi dalam mencari tiket murah, dan dibantu oleh teman-teman Indonesia di Saint Peterburg untuk mencari hostel murah dan menjadi guide untuk kami, dimulailah "journey to the past" yang sesungguhnya :)

Sebelum saya berangkat, Brazilians mengadakan semacam makan-makan karena Ba, Ma, dan Gaby juga akan berangkat ke Turki (mereka gak butuh visa, jadi se impulsif itu tiba-tiba beli tiket), Renato dan Caique akan ke Moscow, dan saya ke Saint Petersburg, dan mungkin saya gak akan ketemu dua cowok itu lagi dan kita makan-makan pasta dsb
Caique-Me

Rara-Caique-Amanda-Amilcar

Renato


Tiket saya menuju Saint Petersburg (dengan transit 3 jam di Moscow) menunjukkan bahwa pesawat akan berangkat jam 6 pagi. Jam 6 pagi disini, masih sangat gelap, Subuh aja belum. Bus masih sedikit sekali. Sedangkan tempat tinggal kami terpisah-pisah. Oleh karena itu, Dina, buddy nya Juan, berinisiatif untuk mengajak kita bermalam di Club namanya Da Vinci Club, semacam club dansa latin-latin gitu, and everything is so gay there..Jadi semalem suntuk di Club nunggu pagi. -__-

joget joget

dancer-dancer sebel liatnya

Penerbangan dari Ufa ke Moscow alhamdulillah gak delay, dan lancar. Super ngantuk, saya pun bobok di dalam pesawat. Sampai di Moscow, bandara Seremotovo (SVO) kami harus menunggu 3 jam, saya gak bisa tidur, tapi teman-teman yang lain tidur di bandara. Kami sampai di Saint Petersburg tepat waktu sekitar jam setengah 12, kami dijemput oleh Mas Setiono, mahasiswa S2 yang kuliah di Saint Petersburg dan kami diantar ke hostel kami, yang mana merupakan asrama nya Mba Ani, mahasiswa s3 di Saint Petersburg dan juga dosen bahasa Rusia UNPAD, dosen loh..
Me- Juan- Andrew- Mas Setiono di stasiun Metro
Juan- Ting- Andrew- Me and Mbak Ani

Hostel kami nice sekali, dalam satu kamar, ada 2 kamar terpisah, buat cewek dan buat cowok, kita juga dapet kamar mandi dan dapur sendiri lengkap dengan fasilitasnya dan kami hanya harus membayar 500 rubles (150 ribu) semalam. Malam itu setelah istirahat, kami jalan-jalan dengan Mbak Ani mengunjungi lapangan Hermitage dan Nevsky River dan jembatannya juga patung gatau apa namanya..hehe..lupa. Malam itu gak terlalu dingin, cuman angin di Saint Petersburg memang gila luar biasa -__- tapi ya, memang benar Saint Peterburg indah sekali, gak kebayang kalau summer kaya apa, winter aja udah cantik :)
Lapangan Hermitage
Nevsky River and Bridge

sok sok homeless
Pagi nya, kami mengunjungi Hermitage lagi, kali ini ditemani oleh Olaf, Olaf ini mahasiswa s1 di sana. Yaampun Subhanallah Hermitage the most wonderful place i've ever seen. Tahu kan Anastasia? Hermitage ini dulunya istana yang bisa kita liat di film itu. Namun sekarang jadi museum aja. Kata Olaf, kalau kita melihat setiap benda seni di Hermitage selama 1 menit, kita akan menghabiskan waktu setahun di dalam Hermitage. Saking banyak nya dan indahnya. Sayangnya saya gak ambil foto terlalu banyak di dalam Hermitage karena batere kamera nya habis :( Tapi percaya deh, u have to visit Hermitage if u have much times and money. Kami menghabiskan sekitar 4 jam di dalam Hermitage
Lapangan Hermitage siang hari

Hermitage :)

Ting- Juan- Me- Andrew
Mau nangis gak liatnya??

Hall and ballroom

Mau tinggal disini rasanya
Sekelumit benda seni disana

Setelah itu, kami mengunjungi Bloody Church atau The Church of the Savior on Spilled Blood, tapi karena sudah malam, kami gak bisa masuk dan hanya bisa foto-foto di luar. Bloody Church mirip sekali dengan Saint Basil di Kremlin Moscow, like a candy castle, it was so nice :)
In front of the church

haha hihi dulu

aku menggila

Setelah foto-foto depan Bloody Curch, sepanjang perjalanan kami senang sekali melihat-lihat bangunan di sana, semua cantik dan menarik, they have details in every buildings. Kami juga mengunjungi Eternal Campfire, sepanjang tahun sepanjan hari, api unggun disana gak pernah mati. Disana, kami bertemu 3 orang Russia, they speak English. Salah satu dari mereka terlihat sangat muda, mungkin 15 atau 16 tahun dan dia semacam navy army, i dont know what we call it in English, apa ya, pelaut mungkin ya? atau semacam AL kalau di Indonesia. Mereka sangat senang sekali bertemu kami, mereka ngajak ngobrol, bagi-bagi permen, ketawa-ketawa dan saat kami pergi mereka memeluk kami berkali-kali dengan penuh semangat membara :)
sudah gila

campfire!


Setelah itu kami pulang dengan hati gembira dan tidur dengan nyenyak.. zzzz.. sampai bertemu dengan cerita keesokan hari nya di post selanjutnya ya :) sekarang saya mau tidur dulum capek banget, mana internetnya lambat. Ciao!!







No comments:

Post a Comment